Selasa, 14 Maret 2017

Ikut Komunitas Virtual, Kenapa Tidak?

Mengikuti suatu komunitas memang menyenangkan. kita dapat berkenalan dengan orang lain yang memiliki kesamaan minat, juga menambah pengetahuan dari sesama anggota komunitas. Sebelum teknologi semaju sekarang, manusia banyak mengikuti komunitas organik, yaitu komunitas yang melakukan kegiatan dengan bertatap muka secara langsung dan memiliki kegiatan rutin. Namun dengan adanya kemajuan teknologi, kebiasaan itu berubah.

Kemajuan teknologi komunikasi membuat penggunanya bisa berinteraksi dengan pengguna lain tanpa khawatir akan jarak dan waktu. Kebutuhan manusia juga dapat terpenuhi dengan adanya kemajuan teknologi, apalagi dengan adanya internet. Ada pengguna yang memanfaatkan internet untuk kegiatan edukasi seperti pembelajaran e-learning, memenuhi kebutuhan ekonomi dengan membuka online shop, dan mencari informasi di search engine.

Internet juga dapat membantu orang-orang dengan minat yang sama membentuk komunitas. Pernah tidak kalian mencari akun suatu komunitas di platform sosial media? Saya sendiri sering melakukannya, apalagi ketika memiliki hobi baru. Seperti beberapa waktu lalu ketika saya tertarik dengan kegiatan hand lettering, saya langsung mencari akun komunitas hand lettering  di instagram. Dari akun tersebut, saya dapat melihat dan mempelajari karya hand lettering orang lain meskipun belum pernah bertemu secara langsung. Setelah mengikuti akun tersebut, saya jadi bisa membuat hand lettering sendiri.


Hand lettering yang saya buat setelah melihat karya hand lettering orang lain.
Selain saya, ternyata Ibu saya juga melakukan hal tersebut. Beliau bergabung dengan grup facebook yang beranggotakan orang-orang yang suka membuat barang-barang handmade. Di grup tersebut anggotanya saling mengirimkan foto barang yang dibuat, juga penjelasan tentang cara membuatnya. Maka dari itu, Ibu saya sering mendapat inspirasi ketika memiliki waktu luang dan ingin membuat barang handmade. Contohnya saja ketika ibu saya sedang menyukai Bunga Anggrek. Selain menanam bunganya, ibu saya juga membuat Bunga Anggrek handmade yang berbahan stocking.


Anggrek handmade dari stocking buatan ibu saya.
Komunitas yang terbentuk dari internet itulah yang disebut komunitas virtual. Anggota komunitas virtual biasanya tidak pernah bertemu satu sama lain sehingga diskusi dilakukan tanpa kontak fisik. Menarik kan, tidak pernah bertemu tapi bisa bertukar pikiran? Tapi apakah komunitas virtual selalu berdampak positif?

Kalian pernah menemui orang yang sifat dikesehariannya berbeda dengan sifatnya di platform sosial media? Itulah salah satu hal yang seharusnya tidak terjadi ketika menggunakan internet. Terkadang orang yang dikesehariannya pendiam dan pemalu, ternyata sangat aktif menggunakan sosial media, bahkan bisa menjadi pemimpin atau panutan di komunitas virtual. Lebih parah lagi jika terdapat pengguna yang membuat akun di internet dengan identitas palsu. Jika saat ini banyak ditemui orang-orang seperti itu, apa penyebab terjadinya?

Internet memang memberi peluang pada penggunanya untuk membuat identitas baru. Bisa dengan membuat nama palsu, tanggal lahir palsu, hingga jenis kelamin palsu. Biasanya orang-orang yang melakukan hal tersebut adalah orang yang diremehkan dan tidak dianggap di dunia nyata. Ia merasa kurang percaya diri dengan bentuk fisik, wajah, dan keadaan dirinya. Maka dengan membuat identitas baru di internet, ia merasa lebih nyaman karena seolah menjadi orang yang baru. Ia juga Seringkali memiliki keterikatan emosional yang lebih kuat dengan anggota komunitas virtualnya dibanding dengan teman-temannya di dunia nyata. Hal-hal di atas biasa disebut dengan jebakan virtual.

Meskipun penggunaan internet, dalam hal ini komunitas virtual juga memiliki dampak negatif, bukan berarti kita harus menghindari kemajuan teknologi. Sudah seharusnya manusia bijak dalam menggunakannya dan tidak terjerumus pada jebakan virtual. Pengguna harus memanfaatkan internet untuk menunjang kehidupan nyatanya. Misalnya dengan menunjukkan karya yang dibuat melalui internet. Jika menyukai fotografi, bisa memposting hasil gambar di instagram. Jika senang membuat video, bisa membuat channel youtube. Jika suka menulis, bisa membagi tulisannya melalui blog. Apalagi saat ini platform sosial media semakin lengkap. Untuk orang-orang yang suka menyanyi pun ada wadahnya.

Jika sudah melakukan hal tersebut, maka penggunaan internet justru dapat memperkuat identitas kita di dunia nyata. Karya-karya yang kita tunjukan dapat menjadi bukti bahwa kita ada. Dengan begitu tidak ada lagi rasa tidak dianggap dan diremehkan. Lagipula internet merupakan wadah yang efektif untuk menunjukkan karya yang dimiliki karena efisien dan dapat dilihat oleh orang di berbagai penjuru dunia.

Saat ini sudah banyak orang-orang yang berhasil memperkenalkan karyanya dengan memanfaatkan teknologi komunikasi. Misalnya grup musik GAC yang memulai kariernya dengan mengupload video cover di youtube dan kemudian berhasil dikenal sebagai grup musik terbaik di Indonesia, juga Raditya Dika yang awalnya menulis di blog pribadinya kemudian saat ini dikenal sebagai penulis, aktor, dan sutradara professional.

Saya sendiri sudah mencoba melakukan hal tersebut. Saya menulis identitas di seluruh sosial media saya sesuai dengan identitas asli. Saya suka mengunggah hasil foto saya di akun instagram, mengunggah video di akun youtube, dan menulis beberapa tulisan di blog. Hasilnya, beberapa kali saya dimintai tolong untuk mengambil foto dan mengedit video oleh teman-teman, yang berarti mereka mengakui karya yang saya buat.

Jadi, mari berani menjadi diri sendiri dan jangan ragu untuk mengikuti komunitas virtual!

Daftar Pustaka                                                                                              
Lievrouw, Leah A. & Sonia Livingstone. 2006. Handbook of New Media: Social Shaping and Social Consquences of ITCs, Sage Publication Ltd. London. Chapter 2: “Creating Community with Media: History, Theories, and Investigations”



Share:

2 komentar:

  1. Waah aku juga ikut komunitas virtual, komunitas anime indonesia

    BalasHapus
  2. saya join ke beberapa komunias virtua yang menuru saya bagus, seperi php dan menulis, sangat membantu ketikta kita bertanya dan butuh sesuatu

    BalasHapus